Perbedaan Non-Kompetisi dan Non-Solicitation

Klausul non-kompetisi melarang mantan karyawan untuk bekerja di atau mendirikan perusahaan yang bersaing langsung dengan bisnis Anda dalam periode dan wilayah tertentu. Klausul non-solicitation melarang mantan karyawan untuk mendekati klien, mitra, atau karyawan Anda untuk kepentingan pihak lain.

Keduanya berbeda dalam cakupan dan cara penegakannya. Non-kompetisi yang terlalu luas dalam cakupan atau durasi berisiko tidak dapat ditegakkan karena dianggap membatasi hak seseorang untuk mencari nafkah secara berlebihan. Non-solicitation umumnya lebih mudah ditegakkan karena cakupannya lebih spesifik.

Kerangka Hukum di Indonesia

Hukum Indonesia tidak memiliki pengaturan khusus yang komprehensif tentang non-kompetisi seperti beberapa yurisdiksi lain. Perjanjian non-kompetisi harus tunduk pada prinsip umum hukum perjanjian dan dibaca bersama dengan ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku.

Pengadilan Indonesia cenderung menilai keabsahan klausul non-kompetisi berdasarkan keseimbangan antara kepentingan sah bisnis yang dilindungi dengan hak karyawan untuk bekerja. Klausul yang terlalu luas dalam wilayah, durasi, atau jenis usaha yang dibatasi berisiko tidak dapat ditegakkan.

Satu karyawan kunci yang pergi dan mendirikan perusahaan pesaing bisa mengambil sebagian signifikan bisnis Anda jika tidak ada perlindungan hukum yang memadai.

Merancang Klausul yang Dapat Ditegakkan

Klausul non-kompetisi yang efektif harus memiliki batasan yang wajar dalam tiga dimensi: waktu, wilayah geografis, dan jenis kegiatan yang dibatasi. Durasi yang umum diterima berkisar antara enam bulan hingga dua tahun, tergantung pada industri dan posisi karyawan.

Wilayah yang dibatasi harus proporsional dengan cakupan operasional bisnis. Melarang karyawan bekerja di seluruh Indonesia untuk sebuah bisnis yang hanya beroperasi di satu kota kemungkinan besar tidak dapat ditegakkan. Jenis kegiatan yang dibatasi harus spesifik dan terkait langsung dengan peran karyawan di perusahaan Anda.

Melindungi Rahasia Bisnis Secara Bersamaan

Klausul non-kompetisi paling efektif ketika dikombinasikan dengan perjanjian kerahasiaan yang mengatur secara spesifik informasi apa yang dianggap rahasia bisnis. Tanpa definisi yang jelas tentang apa yang dimaksud dengan informasi rahasia, sulit untuk membuktikan bahwa mantan karyawan telah menggunakan informasi tersebut secara tidak sah.

Dokumentasikan sejak awal informasi apa saja yang dianggap rahasia bisnis, siapa yang memiliki akses ke informasi tersebut, dan mekanisme perlindungannya. Kombinasi antara NDA, klausul kerahasiaan dalam kontrak kerja, dan perjanjian non-kompetisi memberikan perlindungan berlapis yang jauh lebih kuat.

Satu karyawan kunci yang pergi dan mendirikan perusahaan pesaing bisa mengambil sebagian signifikan bisnis Anda jika tidak ada perlindungan hukum yang memadai.

Unduh Perjanjian Non-Kompetisi dan Non-Solicitation

Template Perjanjian Non-Kompetisi dan Non-Solicitation dari LegalKit Indonesia dirancang dengan mempertimbangkan standar keabsahan dalam hukum Indonesia dan dapat disesuaikan untuk berbagai industri dan posisi.

Lihat Template